Langsung ke konten utama

Postingan

Rangkaian Perayaan Jumat agung dan Paskah 2017

Memikul Beban

Galatia 2:20a. "namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku." Tidak ada yg gratis di dunia ini, termasuk ketika membawa barang saat naik pesawat, kita tidak akan dibatasi dan selalu diizinkan membawa barang sebanyak-banyaknya, tetapi tentu maskapai penerbangan akan mengenakan tarif yang berlaku kepada kita. Semakin berat beban bagasi kita, semakin mahal harga yg harus kita bayar, sebaliknya semakin sedikit beban bagasi kita, semakin murah kita membayar, dan jika kita tidak membawa beban sama sekali maka kita tidak perlu membayar apa-apa. Hal yg sama terjadi dalam kehidupan, kita bisa saja pergi kemana-mana dengan membawa beban hidup yg tanpa disadari kita harus membayarnya. Kita bisa saja menjalani hidup dgn beban kebencian, prasangka buruk, kemarahan, kepahitan, luka hati yang mendalam, iri hati, dengki dan pikiran negatif, namun tetap saja kita harus membayarnya yaitu dengan hilangnya sukacita dan damai seja...

SIAPA TAKUT?

Bacaan Alkitab: MAZMUR 3 Mengapa banyak orang yang tidak bisa tidur di malam hari? Dibebani dengan masalah yang belum selesai? Takut pencuri dan perampok? Khawatir dengan hari esok yang tidak pasti? Daud pernah mengalaminya saat ia harus lari dari Absalom, putranya yang mengkudeta dia (lihat 2Sam. 15). Malam hari bagi Daud saat itu adalah saat ia diburu rasa takut akan kejaran musuh yang hendak membinasakan dia. Absalom saat itu punya banyak pengikut. Bahkan di antaranya ada orang dekat Daud yang berkhianat. Merekalah yang berkata, "baginya (Daud) tidak ada pertolongan dari pada Allah" (Mazmur 3:3). Bagaimana Daud menghadapi situasi ini? Di tengah rasa takut dan panik, Daud menengadahkan mukanya ke langit. Dengan iman ia berseru meminta pertolongan kepada Tuhan. Daud tahu Tuhan pasti menolong karena Tuhan telah terbukti pada masa lampau mengalahkan musuh-musuhnya, yaitu orang-orang yang tidak takut akan Tuhan (Mazmur 3:8). Daud tahu bahwa Tuhan akan melindungi dirin...

Kesaksian Pdt.Yahya Mulyono (Gembala Jemaat GIA Kelapa Gading) "Setahun yang lalu"

Tanggal 30 Maret 2016 saya bersama istri Ariendah Yahya dan Ps.Tjatur Harisantosa bersama isterinya PsHestingara DA, berangkat ke RSCM Kencana untuk menjalani proses persiapan Transplantasi Ginjal. Saya bersyukur kepada Tuhan dan berterimakasih buat adik iparku Ps.Tjatur, yang bersedia mendonorkan ginjalnya buatku (aku bangga kepadamu). Berikutnya, saya kisahkan perjalanan pra-transplantasi, yang diambil dari Buku BERJUANG UNTUK MENANG di bawah ini: DIBENTUK TUHAN SEMAKIN INDAH Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. (Roma 5:3-5) Masalah yang terjadi berturut-turut dalam kehidupan bisa membuat seseorang mengalami kelemahan iman bahkan gugur imannya di te...

Renungan Rabu Pagi

KETIKA aku ingin hidup KAYA, Aku lupa bahwa HIDUP adalah KEKAYAAN. KETIKA aku takut MEMBERI, Aku lupa bahwa semua yang aku miliki adalah PEMBERIAN. KETIKA aku ingin jadi yang TERKUAT, Aku lupa bahwa dalam KELEMAHAN, Allah memberi aku KEKUATAN. KETIKA aku takut RUGI, Aku lupa bahwa HIDUPKU adalah sebuah KEBERUNTUNGAN. HIDUP ini sangatlah INDAH jika MENSYUKURI apa yang sudah ada. Adakalanya yang TERINDAH bukanlah yang TERBAIK, Yang SEMPURNA tidak menjanjikan KEBAHAGIAAN. Tetapi ketika kita mampu dan mau MENERIMA semua KEKURANGAN & KELEBIHAN... Itulah KEBAHAGIAAN.

Jambore Keluarga 2017 GIA Pasar Minggu

Hiduplah sederhana

Terlalu bagus untuk tidak dibagikan: Arthur Ashe, pemain Wimbledon legendaris sekarat karena AIDS yg berasal dari darah yg terinfeksi virus ketika operasi jantung pada 1983. Dia menerima surat dari para penggemarnya, salah satu dari mereka ada yg menyampaikan: "Mengapa Tuhan memilih Anda untuk mendapatkan penyakit yg buruk seperti ini??" Terhadapnya, Arthur Ashe menjawab: Lima puluh juta anak mulai bermain tenis, Lima juta dari mereka belajar bagaimana bermain tenis, Lima ratus ribu belajar tenis secara profesional, Lima puluh ribu bertanding dalam turnamen, Lima ribu mencapai Grand Slam, Lima puluh mencapai Wimbledon, Empat mencapai semifinal, Dua mencapai final dan ketika saya menggenggam pialanya, saya tak pernah bertanya pada Tuhan, "Kenapa (harus) saya?" Jadi ketika sekarang saya sakit, bagaimana bisa saya menanyakan kepada Tuhan, "Kenapa (harus) saya?" Kebahagiaan membuatmu tetap manis. Cobaan membuatmu kuat. K...