Langsung ke konten utama

Postingan

GERAKAN MASSA

Nas: Matius 27:20-26 Pada masa pemerintahan Pol Pot di Kamboja, pernah terjadi eksekusi sadis terhadap sepasang remaja di sebuah desa. Seorang pria bercerita tentang bagaimana semua orang, termasuk dirinya, saat itu bersorak menyemangati para algojo. Bertahun-tahun kemudian, ia heran bagaimana mereka bisa dengan mudah digerakkan untuk berbuat demikian. Apalagi mengingat pemuda-pemudi itu kerabat mereka sendiri, dan "kesalahan" mereka adalah saling mencintai tanpa restu dari pejabat setempat! Kisah ini mengingatkan saya akan orang banyak yang menuntut hukuman mati bagi Yesus. Di antara orang banyak itu pasti ada yang tidak mengenal Yesus secara langsung, sebagian lagi bahkan mungkin ikut mengelu-elukan Yesus beberapa hari sebelumnya (Mat. 21). Secara umum mereka tidak punya alasan untuk menuntut hukuman mati itu. Tetapi, para pemimpin agama menggerakkan massa ini sedemikian rupa sehingga bukan saja mereka menjadi irasional dengan meminta eksekusi salib, mereka siap menan...

Alat Musik : Tuan atau Hamba ?

Nas: Mazmur 150 Pada masa kini, alat musik dan sistem suara sangat canggih. Karenanya, puji-pujian berlangsung dengan semarak dan agung. Pemazmur mengingatkan bahwa seluruh makhluk hidup dapat menjadi "alat musik" untuk memuliakan Allah. Pujian kepada Allah harus dimulai dari diri sendiri. Kita memuji dia tempat kudus-Nya yang adalah Bait Allah. Namun bukan hanya dalam Bait Allah tetapi juga dalam diri kita karena, "atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!" (I Kor. 6:19-20). Kemudian kita memuliakan Dia dalam Cakrawala-Nya yang kuat, yang berarti memuji Dia di tempat kediaman kemuliaan-Nya, yaitu langit tertinggi yang pararel dengan surga. Pemazmur memaparkan alasan memuji Dia yaitu karena Keperkasaan-Nya dan Kebesaran-Nya. Kata ...

Renungan : KERANJANG ARANG & KITAB SUCI

Ada seorangg kakek yg hidup di perkebunan dgn cucu lelakinya yg msh muda. Setiap pagi sang kakek selalu bangun lbh awal utk membaca Kitab Suci, yg terletak di meja makan di dapurnya. Cucu lelakinya ingin sekali menjadi spt kakeknya dan mencoba meniru dlm cara apa pun semampunya. Hingga suatu hari sang cucu bertanya ... _"Kakek, aku mencoba membaca Kitab Suci spt yg Kakek lakukan, tetapi aku tdk pernah dpt memahaminya. Apa yg kubaca segera terlupakan secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dr membaca Kitab Suci ini?"_ Dengan tenang sang kakek mengambil keranjang tempat arang, memutar sambil melubangi keranjangnya serta menjawab ... _"Bawalah keranjang ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuh dgn air"_ Maka sang cucu melakukan spt yg diperintahkan kakek, tetapi semua air selalu habis terbuang sblm tiba di depan rumahnya. Sang kakek tertawa dan berkata ... _"Lain kali kamu hrs melakukannya dgn lbh cepat"_ Maka ia menyuruh cucunya kembali ...

Renungan

👍 SANTAPAN HARIAN 👍 Pendelegasian Pelayanan Keluaran 18:13-27 Kadangkala persepsi orang tentang sosok seorang pelayan dicemari konsep dunia tentang pemimpin. Seorang pemimpin tak jarang dianggap pahlawan super sekaligus artis mahaterkenal. Ia diberi berbagai penghargaan, karena dirinya, entah sukarela atau karena terpaksa, mau menanggung semua beban. Akibatnya, pelayanan yang dilakukan nyaris menjadi aksi solo, sedangkan orang lain menjadi figuran atau penonton. Hal ini berdampak negatif, baik pada diri orang tersebut, dan juga pada orang-orang yang dilayani dan yang bekerja sama dengannya. Yitro mulai mengamati potensi munculnya dampak negatif pada diri Musa, juga pada bangsa Israel (Keluaran 18:18). Apa yang dilakukan Musa saat itu terlalu berat untuk dilakukan seorang diri saja, jika ia harus melayani mereka satu per satu seharian. Orang-orang yang datang mengadu pun akan kepayahan jika harus antri seharian. Karena itu, Yitro memberikan nasihat penting. Pertama, Musa mesti terus m...

Wish Words For a good friends

*_; Saya sangat menyukai kalimat bijak spt ini :_* 山有山的高度 ,水有水的深度, 沒必要攀比,每個 人都有自己, 的長處; *Gunung memiliki ketinggian masing². Air memiliki kedalaman masing². Tidaklah perlu saling membandingkan, karena setiap orang punya kelebihan masing².* 風有風的自由,雲有雲的溫柔, 沒必要模仿,每個人都有自己 的個性。 *Angin memiliki sifat yang bebas, awan memiliki kelembutan. Tidaklah perlu kita meniru, setiap orang memiliki sifat masing².* 你認為快樂的,就去尋找; *Yang kamu anggap bisa membawa kebahagiaan, raihlah.* 你認為值得的,就去守候; *Yang kamu anggap pantas, jagalah.* 你認為幸福的,就去珍惜。 *Yang kamu anggap sebuah keberuntungan, hargailah.* 依心而行,無憾今生。 *Ikuti kata hati, agar tidak ada penyesalan dalam hidup.* 人生1條路:走自己的路 *Manusia ada 1 jalan : Jalanilah jalan kita sendiri.* 人生2件寶 : 身體好心情好。 *Manusia ada 2 mustika : Tubuh sehat & suasana hati baik.* 人生有4苦: 看不透、舍不得 輸不起、放不下。 *Manusia ada 4 penderitaan hidup:* *1. Tidak bisa melihat kebenaran.* *2. Tidak bisa merelakan.* *3. Tidak mau kalah.* *4. Tidak bersedia melepaskan.* 人生5句話: 再難也要...

PENGOBATAN GRATIS 2016

Puji syukur kepada Tuhan, Pengobatan Gratis yang dilaksanakan 18 September lalu dpt berjalan lancar. 256 warga sekitar telah memeriksakan diri dan berobat. Kiranya mereka diberkati dan nama Tuhan kita dipermuliakan. Terima kasih kepada klinik GIA Pegangsaan yang telah membantu dan ikut serta mengorbankan waktu dan tenaga dalam pelaksanaan kegiatan ini. TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA.

LEGALITAS SEBAGAI ANAK ALLAH

Shaloom. Dengan berkeadaan sebagai anak Allah maka seseorang barulah mendapat legalitas atau pengesahan status sebagai anak Allah. Dengan demikian seseorang dikatakan berstatus sebagai anak Allah kalau berkeadaan sebagai anak Allah. Matius 5:9 "Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah". Pembawa damai adalah salah satu ciri orang percaya yang berkeadaan sebagai anak Allah, oleh sebab itu untuk mendapatkan legalitas atau pengesahan status sebagai anak Allah yang sah, maka pembawa damai harus menjadi bagian dalam hidup orang percaya. Jalanilah sepanjang hari ini dengan menjadi pembawa damai. Selamat pagi, selamat beraktifitas & selamat menikmati berkat-berkat Tuhan yang baru hari ini. Tuhan Memberkati.