Langsung ke konten utama

Shallom dan selamat pagi,

"Mintalah, maka akan diberikan kpdmu, carilah, maka kamu akan mendapat, ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu."
Matius 7:7

Kata "minta" yg dipakai dlm ayat diatas berasal dari kata kerja "aiteo" yg artinya keinginan yg kuat spt org yg kelaparan, meminta minta.

Kita hrs meminta dgn sangat dan terus menerus spt pengemis yg meminta minta dipinggir jalan, yg tdk akan pergi sebelum ia memperoleh permintaannya.

Banyak org berpikir bahwa jika kita punya iman, maka cukup sekali saja memintanya dan tinggal tunggu jawaban dari Tuhan.

Yesus sdg mengajar kita pentingnya meminta berulang ulang, tekun, terus menerus.

Minta terus menerus, cari terus menerus dan ketok terus menerus.

Dlm bahasa Inggris;

"Keep on asking, keep on seeking and keep on knocking."

Brp kali kita mengetuk pintu ketika ingin menemui seseorang utk urusan yg mendesak dan penting?

Bukankah terus menerus sampai pintu dibuka?

Berapa kali kita mencari cincin berlian yg hilang dikamar?

Bukankah terus menerus hingga cincin tsb diketemukan?

Renungkan dan jadilah bijak.

Selamat beraktifitas, tetap semangat dan salam sukses.
(CP dr Pdt HSL)
Tuhan Yesus memberkati!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEBANGUNAN ROHANI YANG SEJATI

    Istilah KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) sudah menjadi istilah yang begitu akrab ditelinga orang Kristen dari berbagai denominasi dan organisasi. Istilah ini muncul dan menjadi ciri khas dari gereja-gereja beraliran Pentakosta dan Kharismatik sejak tahun 70-an dan menjadi istilah yang akrab sekitar tahun 1990-an hingga kini. Karakteristik ibadah-ibadah dalam KKR meliputi khotbah yang ringan dan impresif, penyembuhan massal, pujian dan penyembahan, ibadah yang tidak terikat liturgi, pembahasan mengenai kuasa Yesus, pengusiran roh-roh jahat, pengurapan dengan minyak, kotbah perihal akhir zaman dan kekudusan, bahkan ajaran perihal Teologi Sukses atau Teologi Kemakmuran yang biasa disebut Teologi Anak Raja. Namun demikian apakah hakikat Kebangunan Rohani itu? Benarkah kebaktian-kebaktian KKR yang merebak sekitar tahun 1990-an hingga sekarang merupakan kebangunan rohani yang sejati? Sebelum kita membahas pertanyaan-pertanyaan tersebut, ki...

Telah Kudengar Doa dan Permohonanmu

Renungan minggu ini menggambarkan bagaimana suasana hati raja Salomo yang penuh dengan kebahagiaan,sukacita karena keberhasilannya menyelesaikan mendirikan rumah Tuhan dan istana raja. wajarlah dia bahagia karena untuk mewujudkan hal tersebut raja Salomo membutuhkan waktu bertahun-tahun lamanya,membutuhkan biaya yang cukup besar,membutuhlan waktu dan tenaga yang cukup besar. Di sela-sela kebahagiaannya itu,Tuhan menampakkan diri kepadanya untuk kedua kalinya. Pesan Tuhan kepadanya ialah untuk menegaskan bahwa semua doa dan permohonannya sudah dijawab oleh Tuhan. Apa saja doa dan permohonan raja salomo dalam perikop ini? 1. Menguduskan Rumah Tuhan Kekudusan rumah Tuhan itu terletak pada kehadiran Tuhan di dalam rumah Tuhan (gereja), ada kemuliaan Tuhan yang menyelimuti rumah ibadah tersebut. Oleh karena itu kita harus menjaga kekudusannya. Suatu kali Tuhan Yesus pernah marah karena rumah-Nya dijadikan pasar dan tempat sarang penyamun/penjahat. Dalam amarah-Nya Ia mengatakan "ada ...

Bila Badai Terjadi

Baca: Mazmur 29:1-11 "Suara TUHAN di atas air, Allah yang mulia mengguntur, TUHAN di atas air yang besar." (Mazmur 29:3) Ketika berada di dalam badai, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mencari tahu siapa dan apa penyebabnya. Maka dibutuhkan sebuah kepekaan rohani. Bila badai terjadi karena kesalahan dan kelalaian sendiri, segeralah intropeksi diri. Ketika ditegur Natan perihal perselingkuhannya dengan Batsyeba, yang mengakibatkan anak yang dilahirkan mati, segeralah Daud berdoa,  "Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!" (Mazmur 51:3-4).